Minggu, 22 November 2020

IKHTISAR PERJALANAN HAJI DAN UMROH

 

IKHTISAR PERJALANAN HAJI DAN UMRAH

GELOMBANG I (TAMATTU’)

 

A.    Sistematika Perjalanan Haji Gelombang I

Rumah – Asrama Haji Medan – Kuala Namu International Air Port (KNIA) - King Abdullah Air Port Madinah (9 hari) – Bir Ali- Makkah (26 hari) – Arafah (wukuf) – Muzdalifah- Mina- kembali ke Makkah- King Abdul Aziz Air Port – KNIA- Asrama Haji Medan

 

Rute perjalanan Haji Gelombang I (Tamattu’)

Madinah

 


                                

12 km

Bir Ali

Bir Ali

486 km

Mina

Muzdalifah

Arafah

7  km

5 km

9 km

25 km

Jeddah

 

KNIA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


JARAK DAN WAKTU

KNIA                    -           Madinah          = 8 Jam

Madinah                -           Makkah           = 5 Jam (486 km)

Makkah                 -           Arafah             = 3 Jam (24 km)

Arafah                   -           Muzdalifah      = 4 Jam (9 km)

Muzdalifah            -           Mina                = 4 Jam ( 5 km)

Mina                      -           Makkah           = 2 Jam  (7 km)

Makkah                 -           Jeddah             = 2 Jam (75 km)

 

B.     SAAT PEMBERANGKATAN DARI RUMAH

1.      Ditengah kesibukan para tamu sempatkanlah sholat sunat Safar 2 (dua)  rakaat dan berdoa secara khusu’ ,

2.      Lafaz niat sholat Sunat Safar.

 

اُصَلِّى سُنَّةَ السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya:

sengaja aku sholat safar dua roka’at karena Allah Ta’ala

 

3.      Jumpai para tamu memohon keridhoan mereka, memaafkan semua kesalahan dan kekhilafan kita

4.      Berdiri di depan pintu, dengarkanlah kumandang azan seraya menjawabnya dengan benar, sehabis azan hendaklah berdoa (doa selesai azan)

5.      Bacaan Melangkah Keluar rumah sesudah selesai azan  :

بِسْمِ اللهِ اَمَنْتُ بِاللهِ, تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

6.      Melangkahlah dengan kaki kanan, pasrahkan diri kepada Allah SWT.

7.      Duduklah di mobil yang akan membawa anda dengan tenang, ketika mobil mulai bergerak bacalah : بِسْمِ اللهِ مَجْرَىهَا وَمُرْسَهَا اِنَّ رَبِّى لَغَفُوْرٌرَحِيْمٌ  Bismillahi Majreha Wamursaha Inna Robbi Laghafururrohim.

8.      Selama dalam perjalanan menuju Asrama Haji hendak senatiasa berzikir dengan kalimat toyyibah

9.      Turun dari mobil dan melaporkan diri kepada panitia dan menyerahkan SPMA (Surat Panggilan Masuk Asrama).

 

C.     DI ASRAMA HAJI

1.      Duduk bersama jamaah lainnya, menunggu panggilan dari panitia, pemanggilan peserta biasanya menggunakan nomor manifest (seat pesawat).

2.      Serahkan Kopor (besar) untuk ditimbang oleh Panitia

3.      Menerima nomor kamar  dari Panitia

4.      Menuju aula pemeriksaan kesehatan, duduk dan ikuti alur pemeriksaan kesehatan oleh Team Kesehatah Haji Indonesia dengan tertib,

5.      Pendaftaran jenis obat yang akan di bawa ke Saudi Arabia.

6.      Menerima gelang Jamaah (identitas Nama, Nomor Pasport, Kloter) langsung di pakai.

7.      Memasuki kamar sesuai nomor kamar yang sudah anda terima. (sangat disarankan untuk beristirahat)

8.      Jika masuk waktu sholat, sebaiknya anda sholat secara berjamaah di Masjid Namirah Asrama Haji

9.      Setelah sholat Isya, seluruh jamaah memasuki aula Madinatul Hujjaj guna mendengarkan pengarahan dari pihak imigrasi, team kesehatan haji Indonesia, penerbangan (Garuda Indonesia), dilanjutkan dengan pembagian Pasport dan uang Living Cost.

10.  hitunglah uang anda dan periksa nama yang tertera pada Pasport, kemudian simpan uang tersebut dengan baik dan Pasport masukkan kedalam Tas Pasport (jangan sekali-kali mengeluarkannya jika tidak di minta petugas)

11.  Setelah seluruh rangkaian acara selesai, segeralah masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat

12.  Bangunlah sebelum subuh, persiapkan segala sesuatunya jangan sampai ada barang bawaan anda yang tertinggal. (tas jinjing, tas Passport) setelah itu sholat subuh dan kemudian sarapan pagi.

13.  Pada waktu yang ditentukan masuklah ke Aula Madinatul Hujjaj denga tertib dan duduk pada kursi sesuai nomor seat/manifest anda, guna mengikuti acara pelepasan, dan Gemakan Talbiyah.

14.  Saatnya menaiki bus menuju Kuala Namu International Airport, sesuai nomor dan ketentuan dari Pihak Garuda Indonesia

15.  Ketika bus mulai bergerak jangan lupa berdoa dan sambutlah lambaian tangan masyarakat di sepanjang jalan.

 

D.    DI PESAWAT TERBANG

1.      Naiklah ke pesawat dengan hati-hati, selayaknyalah di hati anda berucap syukur yang sangat mendalam atas rahmat Allah ini.

2.      Anda sekarang berada di dalam pesawat, cari kursi anda sesuai nomor manifest, tempatkan tas jinjing pada rak di atas kepala anda (kabin)

3.      Duduk dengan tenang, pakailah seat belt,  dan dilarang merokok.

4.      Team Pembimbing Haji Indonesia/pengurus Kloter atau salah seorang jamaah  dimintakan memimpin doa.

5.      Dalam perjalanan kurang lebih  8,5 jam, sebaiknya anda pergunakan membaca Alqur’an dan berzikir dengan kalimat toyyibah.

6.      Selama dalam perjalanan tersebut pramugari akan menyuguhi anda makanan dan minuman, silakan anda menikmati itu selama dalam batas kewajaran dan tidak mengganggu kesehatan anda. 

7.      Pesawat dilengkapi Toilet, baik dibagian depan, tengah dan belakang  dan bila anda tidak  memahami cara kerja toilet di pesawat mintalah bantuan pramugari

8.      Dalam perjalanan itu petugas kloter meminta karom/karu mengumpul salah satu lembaran dapih yang ada di Pasport anda.

9.      Bersiap untuk mendarat di Bandara Airport Amir Muhammad Madinah dan Alhamdulillah seluruh jamaah telah sampai di Kota Madinatul Munawwaroh.

10.  Dengan tertib berbaris keluar dari pesawat dan jangan lupa barang bawaan anda (Tas Pasport dan Tas Jinjing)

11.  Untuk pemeriksaan Pasport, harus antri dan bersabar.

 

E.     DITERMINAL AIRPORT AMIR MUHAMMAD MADINAH

1.      Persiapkan Pasport dan Buku Kesehatan Haji anda

2.      Tiba giliran anda, serahkan pasport dan buku kesehatan haji kepada petugas imigrasi Arab Saudi, untuk dicek dan distempel petugas.

3.      Jamaah bersiap-siap akan diberangkatkan ke Maktab (pemondokan/Hotel) dengan menaiki bus yang telah ditentukan perhatikan Nomor Bus (diharapkan Karu/karom dan ketua Kloter berkoordinasi)

4.      Diharapkan kesabaran anda, kemungkinan pengaturan bus, pengurusan surat jalan,  angkat mengangkat koper, serta penghitungan jumlah jamaah akan memakan waktu yang agak lama.

 

F.      DI MADINAH AL MUNAWWAROH

1.      Bus bergerak menuju pemondokan (hotel) yang telah ditentukan pemerintah Indonesia.

2.      Setelah tiba di Maktab, Karu/Karom akan memperoleh kunci kamar dari pihak hotel sesuai jumlah jamaah, disini sangat diperlukan kesabaran dan keikhlasan jamaah, jangan lupa sujud syukur.

3.      Kopor boleh diangkat masing-masing atau boleh juga menggunakan tenaga buruh dengan memberikan Baghsis (tip/sedekah) ala kadar.  secara perorangan maupun perrombongan.

4.      Lalu bersihkan badanmu dan segeralah menuju Masjid Nabawi untuk melaksanakan sholat.

5.      Pakailah pakaian terbaik dan sunat berwangi-wangian

6.      Tanyakan dengan pasti arah/letak masjid Nabawi

7.      Secara berombongan pergilah ke Masjid Nabawi, dan jangan lupa menitipkan kunci kepada petugas maktab.

8.      Selama dalam perjalanan perbanyak membaca sholawat seraya memperhatikan tanda-tanda khusus jalan tersebut, agar sewaktu pulangnya ke Maktab/Hotel tidak mengalami kesulitan

9.      Ingat !!!  di Masjid Nabawi, azan Subuh 2 (dua) kali, kalau baru azan awal/pertama tak usah terburu-buru.

10.  Untuk kaum bapak usahakan masuk dari pintu Babussalam, yang arah kanan Masjid paling ujung (tidak ada pintu sesudahnya)dan untuk kaum ibu usahakan masuk dari Babunnisa’ sebelah kiri masjid.

11.  Bacaan masuk masjid Nabawi

بِسِمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلُ اللهِ, رَبِّ اَدْخِلْنِ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَاَخْرِجْنِى  مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاْجْعَلْ لِىْ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ, وَاغْفِرْلِى ذُنُوبِىْ وَافْتَحْ لِى اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَاَدْخِلْنِى فِيْهَا يَاَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ 

12.  Jika memungkinkan, selama di Madinah usahakan setiap hari bisa beribadah di Raudhah dan ziarah ke Makam Rasulullah.

13.  Ketika Ziarah di Makam Rasulullah bacalah

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللهِ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَ كَتُهُ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكِ يَا نَبِيَ اللهِ.  اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا صَفْوَاةَ اللهِ. اَلسَّلاَم عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهً

14.  Pada waktu tertentu yang disepakati berziarahlah ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, Jabal Khandaq dan makam para sahabat di perkuburan  Baqi’

15.  Ketika mengunjungi Masjid Quba dan Masjid Qiblatain atau masjid lainnya  jangan lupa melaksanakan sholat sunat, dan ketika berada di Jabal uhud usahakan berziarah ke makam para suhada yang ada disitu seraya membacakan ayat-ayat suci Alqur’an.

16.  Sehari sebelum keberangkatan ke Makkah (pada hari ke 8) Koper besar dan tas jinjing sudah selesai diikat. (dianggap OK)

17.  Siapkan 1 potong pakaian lengkap di tas tenteng.

18.  Pada hari ke 9 di Madinah setelah ziarah wada’ (ziarah perpisahan) dengan Rasulullah SAW. Segera kembali ke Maktab dan mandi sunat Ihram dengan niat “sengaja aku mandi sunat ihram karena Allah ta’ala” setalah itu di sunnahkan berwagi-wangian.

19.  Bagi Laki-laki pakailah kain  ihram (wajib steril) dan Bagi perempuan pakailah baju ihram dengan saling koreksi satu dengan yang lainnya.

20.  Naiklah dengan tertib ke atas bus yang telah disediakan, berilah sedekah ala kadarnya (baghsis) kepada buruh pengangkut barang.

21.  Pastikan barang-barang anda tidak ada yang tertnggal di kamar hotel

22.  Bus bergerak menuju bir Ali, Madinah ke Bir Ali jaraknya lebih kurang 12 km

 

G.    DI BIR ALI (ZULHULAIFAH ) MENUJU MAKKAH AL MUKARRAMAH

1.      Setibanya di Bir Ali sebaiknya perbaharui wudhu’ anda

2.      Masuklah ke dalam masjid, jangan lupa membaca doa masuk masjid

3.      Laksanakan Sholat tahiyyatul Masjid dan sholat sunat Ihram 2 rakaat

4.      Berniatlah untuk umrah bagi yang akan melaksanakan haji tamattu’ dan berniat haji bagi yang akan melaksanakan haji ifrad

5.      Naiklah kembali ke dalam bus, ketika bus mulai bergerak bacalah doa dan selanjutnya gemakan talbiyah selama dalam perjalanan menuju Makkatul Mukarromah

6.      Bacaan Tabiyah

لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلُكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ 

7.      Setelah beberapa saat berjalan,  bus akan singgah di salah satu rumah makan, silakan makan dan minum

8.      Bila telah masuk waktu sholat, sholatlah dengan jama’ qashar secara berjamaah

9.      Bus kembali bergerak menuju Makkah, lagi-lagi talbiyah di kumandangkan

10.  Tiba diterminal akan memasuki Makkah

11.  Diterminal ini jamaah akan disuguhi air zam-zam oleh petugas Khadamul Haramain, jamaah tidak diperbolehkan turun, karena petugas maktab akan mengecek jamaah sesuai dengan pasport.

12.   Bus kembali bergerak di pandu oleh petugas maktab dan teruslah bertalbiyah

13.  Alhamdulillah anda telah sampai di Makkatul Mukarromah, jangan lupa memberikan tips alakadarnya (baghsis) kepada supir.

14.  Angkat koper anda atau pergunakan tenaga buruh dengan baghsis ala kadarnya.

15.  Dapatkan kamar sesuai petunjuk karom dan karu

16.  Istirahat sejenak selanjutnya bersihkan diri dan berwudhu’

17.  Bersiap-siap akan melaksanakan thawaf umrah dan sa’I ke Masjidil Haram, ingat !!! bagi yang membutuhkan bantuan harap bersabar, ikuti petunjuk pimpinan KBIH/Karom.

18.  Secara berombongan (sebaiknya per-regu) turunlah dari maktab menuju masjidil haram sambil terus bertalbiyah (pergunakan bus shuttle)

19.  Waspadai tanda-tanda tertentu untuk menandai letak maktab/ pondokan agar tak tersesat sepulannya.

20.  Usahakan masuk dari pintu Babussalam

21.  Bacalah  doa melihat ka’bah begitu pertama kali melihat ka’bah

22.  Thawaflah dengan 7 kali putaran, yang dimulai dari pilar hijau (bacaan masing-masing putaran terlampir)

23.  Setelah selesai thawaf, sholat sunat thawaf 2 rakaat disekitar maqam Ibrahim atau sejajar dengan multazam

24.   Berdoa secara khusu’ dan tawadu’, dan bersyukurlah atas nikmat yang telah diberikan Allah ini.

25.  Minum air Zam-zam

26.  Dilanjutkan sa’i tujuh kali,  antara bukit shofa dan marwa, ingat !!!  shofa ke Marwa dihitung 1, dan seterusnya hingga selesai.

27.  Setelah putaran ketujuh (Marwa),  bertahallul-lah (menggunting rambut)

28.  Anda telah melaksanakan umrah dan setelah itu kembalilah ke Maktab/Hotel

29.  Perhatikan nomor bus (jurusan) yang anda gunakan.

 

H.    KEGIATAN SELAMA DI MAKKAH

1.      Sedapat mungkin setiap harinya sholat berjamaah di Masjidil haram, I’tiqaf,  Istighfar dan membaca Alqur’an (ada sebagian orang yang menarget beberapa khatam)

2.      Memperbanyak thawaf sunat, niat thawaf sunat :

Sengaja Aku Thawaf Sunat Tujuh Kali Putaran, Karena Allah. Bismillahi Allahu Akbar.

3.      Usahan sholat di hijir Ismail, sebab tempat ini adalah bahagian dari Ka’bah

4.      Banyak-banyak berdoa dan memohon keampunan dari Allah SWT. terutama di Multazam yang terletak diantara pintu Ka’bah dan Hajrul Aswad.

5.      Bila memungkinkan Ziarah ke Arafah, Muzdalifah, Mina dan Ji’ronah, sebagai survey.

6.      Ziarah ke Masjid Jin, Masjid Sajarah dan perkuburan Ma’la (makam Siti Khadijah)

7.      Jika memiliki uang lebih diperbolehkan berbelanja oleh-oleh di Pusat perbelanjaan Grosir Jakfariyah.

8.      Selama di Makkah (Baik di hotel maupun di luar) utamakan rasa kebersamaan dan kekeluargaan, terkhusus kepada teman sekamar.

 

I.       PERSIAPAN WUKUF

1.      1 Tas jinjing  (Tenteng)

2.      Bagi laki-laki siapkan 3 helai kain ihram / dan bagi perempuan siapkan 2 stel pakain ihram

3.      1  buah uncang /kantongan,  tempat batu untuk melempar jumrah

4.      1  buah tikar plastic di beli di Makkah

5.      1 kain sarung + 1 handuk mandi

6.      2  atau 3 pasang pakaian

7.      Buku manasik, Alqur’an/Majmu’syarif

8.      Tasbih isi 100 biji

9.      Untuk menjaga stamina, sebaiknya 2 atau 3 hari  sebelum hari “H” tidak ke Majidil Haram.

 

J.       KE ARAFAH UNTUK WUKUF

1.      Pada tanggal 8 Zulhijjah setelah sholat zuhur hendaklah sesama jamaah bersimaafan, terutama yang satu kamar

2.      Mandi sunat ihram, berwudhu’ dan berwangian

3.       Sholat sunat Ihram 2 rakaat dan perbanyak istighfar

4.      Turun dari maktab dan naik ke Bus

5.      Ketika bus akan berangkat menuju arafah, pasang niat haji bagi yang melaksanakan tamattu’

6.      Selama dalam perjalanan terus menerus gemakan talbiyah

 

K.    DI ARAFAH

1.      Tiba di Arafah, jamaah mengambil tempat di bawah tenda

2.      Istirahat, sholat Maghrib dan Isya di jamak (ittiba’) terhadap rasul

3.      Makan malam (nasi Kotak) yang disediakan ole pihak maktab

4.      Sebelum tidur tegakkan sholat Tasbih sebanyak 4 rakaat 2 kali salam

5.      Tidur dan bangun lewat tengah malam tegakkan qiyamul laili berupa sholat tahajjud diakhiri dengan sholat witir

6.      Sholat subuh berjamaah

7.      Sholat sunat Isyroq 2 rakaat

8.      Jika masuk waktu dhuha, laksanakanlah sholatlah dhuha sebanyak 12 rakaat

9.      Memperbanyak istighfar dan membaca Alqur’an

10.  Menjelang waktu zhuhur, anda sudah bersiap-siap dengan wudhu’

 

L.     WUKUF

1.      Simak dan dengarkanlah  dengan cermat khutbah Arafah

2.      Azan sholat Zuhur, sholat Zuhur jama’ dengan asar secara berjama’ah

3.      Ketika wukuf, beramallah/berzikir sesuai buku panduan atau Buku Departemen Agama Hal. 91.

4.      Akui dosa-dosa anda lalu mohon ampun kepada Allah SWT.  Mintakan apa saja yang anda hajatkan kepada Allah SWT.

5.      Sebaiknya keluarlah dari kemah, sehingga antara diri anda dengan langit tidak ada penghalang.

6.      Kemasi barang-barang anda dan pastikan jangan sampai ada yang tertinggal.

7.      Ulangi lagi wukuf anda menjelang matahari terbenam

8.      Gema azan maghrib, lalu sholat maghrib dan isya’ jamak taqdim dengan  berjamaah

9.      Persiapkan diri untuk berangkat menuju Muzdalifah  dan Mina

 

M.   KE MUZDALIFAH

1.      Bus bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah, jamaah bertalbiyah

2.      Tiba di Muzdalifah, jamaah turun dari Bus, lalu berdoa dan mengmbil batu (kecil) sebanyak 70 buah, bila belum tengah malam wajib menunggu

3.      Lewat tengah malam jamaah naik ke Bus dan bergerak menuju Mina, jamaah terus menggemakan Talbiyah.

 

N.    BERADA DI  MINA  PADA HARI PERTAMA

1.      Tiba di Mina Jammah turun dari Bus

2.      Jamaah mengambil tempat di bawah kemah

3.      Bersiap-siap akan ke Jamarat, bawa batu sedikitnya 7 buah

4.      Jika ada yang mewakilkan jangan lupa ijab qabulnya.

5.      Jamaah akan berjalan kaki menuju jamarat sesuai petunjuk maktab (muthowwif)

6.      Jamaah melontar jumrah aqobah dengan uapan بسم الله اكبر   pada sestiap lontarannya

7.      Selesai melontar cari tempat lapang, hadapkan diri  anda kea rah qiblat dan berdoalah secara khusu’

8.      Menggunting rambut (tahallul)

9.      Kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak menyasar sewaktu pulang ke kemah, talbiyah diganti dengan bertakbir.

10.  Setelah sampai di kemah, gantilah pakaian ihram dengan pakaian biasa yang sopan (anda telah tahallul awal), berarti anda telah bebas dari larangan ihram kecuali larangan berhubungan suami istri

O.    DIHARI KEDUA (11 ZULHIJJAH)

1.      Berdasarkan petunjuk pimpinan KBIH/Ketua Kloter pada jam yang disepakati bergerak menuju jamarat

2.      Tiba di jamarat

a.       Jumratul ula lontarkan 7 batu

b.      Jumratul wustha lontarkan 7 batu

c.       Jumratul aqobah lontarkan 7 batu

3.      Bacaan ketika melontar : بسم الله اكبر 

4.      Selesai melontar berdo’a dan kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak tersesat

 

P.      DI HARI KETIGA (12 ZULHIJJAH)

1.      Berdasarkan petunjuk pimpinan KBIH/Ketua Kloter pada jam yang disepakati bergerak menuju jamarat (Pertimbangkan kondisi dan kepadatan lokasi pelontaran)

2.      Tiba di jamarat

a.       Jumratul ula lontarkan 7 batu

b.      Jumratul wustha lontarkan 7 batu

c.       Jumratul aqobah lontarkan 7 batu

3.      Bacaan ketika melontar : بسم الله اكبر   

4.      Selesai melontar berdo’a dan kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak tersesat

5.      Tiba di kemah, istirahat …….

 

Q.    DI HARI KEEMPAT (13 ZULHIJJAH)

1.      Berdasarkan petunjuk pimpinan KBIH/Ketua Kloter pada jam yang disepakati bergerak menuju jamarat, Jangan tunggu sore, sebab jamaah akan kembali ke Makkah.

2.      Tiba di jamarat

a.       Jumratul ula lontarkan 7 batu

b.      Jumratul wustha lontarkan 7 batu

c.       Jumratul aqobah lontarkan 7 batu

3.      Bacaan ketika melontar : بسم الله اكبر   

4.      Selesai melontar berdo’a dan kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak tersesat

5.      Tiba di kemah, segera siapkan tas dan barang-barang anda.

6.      Naik ke Bus menuju Makkah.

R.     DI MAKKAH SETELAH ARMINA

1.      Tiba di Maktab, istirahatlah

2.      Malam harinya atau besoknya berangkat ke Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf  ifadah,  sa’i dan tahallul tsani

3.      Alhamdulillah anda sudah sepenuhnya menjadi seorang haji, Insya Allah anda menjadi haji yang mabrur

4.      Isi waktu anda dengan meningkatkatkan ibadah dengan memperbanyak iktikab di Masjid Haram dan tahwaf sunah

 

S.      PERSIAPAN KEMBALI KE TANAH AIR

1.      Bila anda di kloter awal biasanya kopor besar sudah ditimbang dan diangkut petugas sebelum Armina (persiapkan sedini mungkin)

2.      Ingat !!! berat kopor besar hanya 32 kg, tas tenteng 7 kg, dan tidak diperkenankan membawa tas selain yang diberikan oleh Garuda tersebut.

3.      Ke Masjidil haram untuk thawaf wada’,

4.      Selesai thawaf wada’ berdo’a secara khusu’ dan mohon lah pada Allah SWT. agar anda kembali terpanggil untuk melaksanakanan ibadah haji di tahun-tahun yang akan datang.

5.      Tinggalkan masjidil haram dengan tidak singgah lagi untuk berbelanja sesuatu apapun.

6.      Tiba dimaktab angkat tas tenteng dan barang bawaan anda ke Bus dan selamat tinggal Makkah.

7.      Bus menuju jeddah dan langsung ke Airport King Abdul Aziz.

8.      Tiba di Airport, jamaah turun dan di istirahatkan lebh kurang 2 s.d. 4 jam.

9.      ditempat istirahat tersebut, jamaah akan mendapat pengarahan dari pihak penerbangan (Garuda Indonesia)

10.  Setelah tiba waktunya jamaah berbaris beradasarkan nomor manifest menuju pemeriksaan papsort selanjutnya menuju runag tunggu pemberangkatan

11.  Menerima hadiah dari raja Arab Saudi berupa sebuah Mushaf Alqur’an

12.  Ketika diruang tunggu pemberangkatan berilah kabar call/sms kepada keluarga di Medan tentang kepulangan anda.

13.  Naiklah ke Pesawat dengan tertib dan duduklah pada nomor manifest anda.

14.  Anda akan melaksanakan sholat fardhu di pesawat, tetapi karena persediaan air di pesawat cukup minim, untuk bersucinya diganti dengan tayammum

 

T.      TIBA DI TANAH AIR

1.      Setelah pesawat mendarat dan berhenti sempurna, jamaah akan dipersilakan turun, berhati-hatilah dan pastikan barang bawaan anda tidak ada yang tertinggal di pesawat.

2.      Naik Bus menuju Asrama haji

3.      Penerimaan Jamaah, urusan pasport, buku kesehatan, air zam-zam dan pengambilan barang (kopor)  di asarama haji

4.      Setelah selesai seluruh rangkai acara penerimaan di Aula I Asrama Haji,  jamaah dipersilakan keluar dan pulang kerumah masing-masing

5.      Sebaiknya di Masjid terdekat anda melaksanakan sholat dan sujud syukur karena kini anda telah menjadi seorang haji dan pula telah berada di tengah-tengah keluarga.

Cara mengerjakan sujud syukur adalah diawali dengan takbir seraya meniatkan untuk sujud syukur karena Allah SWT. lalu langsung sujud dan membaca bacaan sujud syukur sebagaimana tertera di bawah ini, setelah sujud dilanjutkan dengan duduk tawarru’ tanpa membaca tahiyyat dan diakhiri dengan salam

Bacaan Sujud Syukur :

اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ شُكْرًا وَلَكَ الْمَنُّ فَضْلاً

6.      Sesampainya dirumah hendaknya pimpinlah do’a,  agar rumah anda dan seluruh keluaga mendapat berkah dari Allah SWT. Contoh doa sesampainya dirumah, untuk lebih khidmat dapat diperkaya :

اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَفِ الْانْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صَغِيْرًا

Allahumma ya Allah ……

Bahwa hari ini tiada kewajiban terpuncak yang menjadi hutang hamba ke pada Mu ya Allah, kecuali mensyukuri Nikmat-mu yang telah mengundang hamba mu  yang doif ini untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini, tanpa kuasa dari mu niscaya lah hamba mu ini mampu kesana,

 

Maha Besar Engkau ya Allah…. Engaku masih mengizinkan  hamba mu untuk dapat berkumpul bersama keluarga, bertemu dengan saudara, kaum family, jiran dan tetangga. ampunilah dosa-dosa mereka, berikanlah keberkahan hidup bagi mereka, muliakanlah hidup mereka.

 

Ya Allah  ya Rahman ya Rahim, murahkan lah rezeki saudara-saudara saya ini, agar kelak suatu hari nanti mereka juga dapat mengunjungi Baitullah, berziarah ke makam Rasulullah,  berdoa di Multazam, wuquf dan melontar jamarat bersama jutaan umat manusia seluruh dunia,  Ya Allah berilah kesempatan kepada mereka untuk dapat  melaksanakan ibadah haji ditahun-tahun yang akan datang.

 

7.      Sekerang,   anda dikerumuni oleh keluarga, sanak family, jiran tetangga dan.  “ lain-lain,  ingat !!! anda adalah seorang Haji”

8.      الحمد لله kita ucapkan……..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR NAMA JENIS BARANG BAWAAN JAMAAH HAJI

A.     KEPERLUAN UNTUK PRIA

NO

NAMA JENIS BARANG

BANYAKNYA

KET

1

Kain Ihrom, Tali Pinggang Besar

2 Pasang, 1 buah

 

2

Celana Panjang Biasa Warna Gelap, Baju Koko/Sehari-hari (Sopan)

3 Pasang

 

3

Kaos Oblong Pakai Kantong (warna putih)

3 Pasang

 

4

Pisau Cukur Komplit

1 Set

 

5

Selop Haji, Kaos Kaki

1 Pasang, 2 Pasang

 

6

Pakaian Training Kaos Tebal, Jaket

1 Pasang, 1 Buah

 

7

Sandal Jepit, Kain Sarung

2 Pasang, 2 Helai

 

8

Sabun Mandi Cair, Odol, Sikat Gigi

Seperlunya

 

9

Piring Plastik, Cangkir dan Sendok

1,1,1  buah

 

10

Sabun Rinso Kecil dan brus kain

1 lusin, 1 buah

 

11

Benang Jahit, Gunting Kecil, Guting Kuku

1,1,1  buah

 

12

Handuk Mandi Sedang, Handuk Kecil, Basahan

1, 2 , 1 buah

 

13

Sajadah tipis sedang, Alqur’an Kecil, Majmuk Syarif

1,1,1  buah

 

14

Tali Pelastik Nilon Sedang

8 Meter

 

15

Buku Agenda Sedang, Spidol

1 – 2 buah

 

16

Obat-Obatan, Balsem, Bedak Cream

Seperlunya

 

17

Palstik isi 5 Kg untuk ambil zamzam

½ ons

 

18

Hanger (gantungan baju)

3 buah

 

19

Singlet dan Celana Dalam

½ lusin

 

20

Tas Kain (uncang tempat batu)

1 buah

 

 

 

 

 

 

 

B.     KEPERLUAN UNTUK WANITA

NO

NAMA JENIS BARANG

BANYAKNYA

KET

1

Mukena dan Jilbab

3 Stel

 

2

Baju Muslimah, Celana Panjang Berenda, Baru Seragam Haji

3 Pasang

 

3

Kaos Kaki (stoking), Manset

5 Pasang, 5 Pasang

 

4

Sepatu Warna Putih Tipis

1 Pasang

 

5

Pakaian Training Kaos Tebal, Jaket

1 Pasang, 1 Buah

 

6

Sandal Jepit, Kain Sarung, Kain Panjang

2,  2, 2 Helai

 

7

Sabun Mandi Cair, Odol, Sikat Gigi

Seperlunya

 

8

Piring Plastik, Cangkir dan Sendok

1,1,1  buah

 

9

Sabun Rinso Kecil dan bros kain

1 lusisn, 1 buah

 

10

Benang Jahit, Gunting Kecil, Guting Kuku

1,1,1  buah

 

11

Handuk Mandi Sedang, Handuk Kecil, Basahan

1 – 2 buah

 

12

Sajadah tipis sedang, Alqur’an Kecil, Majmuk Syarif

1,1,1  buah

 

13

Tali Pelastik Nilon Sedang

8 Meter

 

14

Buku Agenda Sedang, Spidol

1 – 2 buah

 

15

Obat-Obatan, Balsem, Bedak Cream

Seperlunya

 

16

Palstik isi 5 Kg untuk ambil zamzam

½ ons

 

22

Hanger (gantungan baju)

3 buah

 

23

Pakaian Dalam + BH

½ lusin

 

24

Tas Kain (uncang tempat batu)

1 buah

 

 

catatan

1.      Pakaian  seperlunya, obat-obatan, handuk,  sajadah 1 buah, 1 pasang sandal jepit, odol dsb. dibawa di tas tenteng.

2.      Jika berangkat gelombang II kain ihrom di bawa di tas tenteng

3.      Barang bawaan lainnya di bawa di kopor besar

4.      Dilarang membawa benda cair , benda yang mudah meledak dan yang membahayakan.

CONTOH SURAT WASIAT

 

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Seraya  berserah diri kepada Allah SWT. saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama              :

T. Tgl. Lahir   :

Agama                        :

Pekerjaan       :

Alamat            :

 

Dengan sebenarnya berwasiat kepada  yang namanya tersebut di bawah ini

1. …………………………………….. Bin/Binti ………………………………..

2 ……………………………………... Bin/Binti ……………………………….

3 ………………………………………. Bin/Binti……………………………….

 

Bahwa sepeninggal saya dalam melaksanakan ibadah haji, saya wasiatkan hendaklah sipenerima wasiat yang tersebut diatas meningkatkan ketakwaannya kepada Allah SWT. memelihara sholat, menjaga aurat, menyambung silatururrahmi kepada para tetangga, dan kaum kerabat dekat maupun jauh.

 

Bahwa apabila takdir Allah berlaku pada saya yakni saya berpulang kerahmatullah di tanah suci maka hendaklah harta peninggalan saya dibagi dengan cara seadil-adilnya dengan mengutamakan syariat hukum Islam.

 

Bahwa menyangkut hutang piutang, saya limpahkan  dan langsung diambil alih penerima wasiat dan selanjutnya penerima wasiat saya beri kuasa untuk menyelesaikan hutuang piutang dimaksud.

 

Demikianlah surat wasiat ini saya perbuat dengan sebenarnya, tanpa ada paksaan dari pihak manapun.  wasiat ini berlaku sampai dengan kepulangan saya ke tanah air.

Medan,

Saksi-saksi                                                                  Saya yang berwasiat

1.  …………………………………….

2.  …………………………………….

3……………………………………….                                    ……………………………..

 

 

 

 

 

 

 

SHOLAWAT TAFRIJIYAH

 

Terutama apabila anda sedang duduk di Raudhah (masjid Nabawi)hendaklah anda sempatkan membaca sholawat ini sedikitnya 11 kali, baru berdoa

 

 

اَللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الَّذِى تَنْحَلُّ بِهِ العُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَ بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَ حُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ  بِعَدَدٍ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

 

 

Ya Allah limpahkan lah Rahmat yang sempurna dan berilah kepada junjungan  kita Nabi Muhammad SAW. Yang menjadi sebab terlepasnya sesuatu yang masih mengalami jalan buntu, dan terbukanya kesempatan serta dipenuhinya semua hajat, dan diperolehnya semua pemberian serta husnul khatimah (bagus akhir hayatnya) dan diturunkannya hujan lantaran keagungan beliau, dan begitu pula limpahan rahmat dan salam kepada keluarga beliau dan sahabat beliau di dalam setiap kerdipan mata dan nafas dengan bilangan semua yang engkau ketahui wahat Zat yang mengusai seluruh alam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SHOLAT JENAZAH

1.      SYARAT-SYARAT SHOLAT JENAZAH

a.       Sholat jenazah sama halnya dengan sholat yang lain, yaitu harus menutup aurat, suci dari hadas besar dan kecil, suci badan, pakaian dan tempatnya serta menghadap qiblat.

b.      Mayit sudah dimandikan dan dikafani

c.       Letak mayit sebelah kiblat orang yang menyalatinya, kecuali kalau sholat dilakukan di atas kubur atau sholat ghaib

2.      Rukun dan cara mengerjakan sholat jenazah

a.       Niat, menyengaja melakukan sholat atas mayit dengan empat talbir, menghadap kiblat karena Allah. Lafazh niat

Ø   Untuk mayit laki-laki

اُصَلِّى عَلَى هَذَا المَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَامُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى

“Aku niat sholat atas mayit ini empat takbir fardhu kifayah karena Allah Ta’ala, Allahu Akbar.

Ø   Untuk mayit perempuan

اُصَلِّى عَلَى هَذَهِ المَيِّتِةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَامُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى

Setelah mengucapkan Allahu Akbar  (takbiratul ihram)  bersamaan dengan niat, sambil meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri diatas perut (sedekap), lalu

 

b.      Membaca surah Al Fatihah (tidak membaca surat yang lain)

c.       Setelah takbir kedua membaca sholawat  atas nabi sbb :

اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ

وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِـيْنَ

اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ 

d.      Setelah takbir ketiga, membaca do’a sbb.

الَلَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالثَّلجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْغَطَايَ كَمَا يُنَقَّ الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ فِـتْـنَـةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

e.       Setelah takbir keempat, membaca doa sbb.

الَلَّهُمَّ لَاتَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلَاتَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْلَنَاوَلَهُ وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِااْلِايْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَا غِلاَّ لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَءُوفُ رَّحِيْمٌ

kemudian salam

f.       Laksanakan dengan tertib.

 

 

SHOLAT QASHAR DAN JAMA’

1.      Sholat Qashar

Bagi orang yang dalam perjalanan berpergian, dibolehkan menyingkat shalat wajib yang empat rakaat menjadi 2 rakaat dengan syarat sebagai berikut sbb:

a.       Jarak perjalanan sekurang-kurangnya dua hari perjalanan kaki (yaitu sama dengan 16 farash = 138 km).

b.      Berpergian bukan untuk maksiat

c.       Sholat yang boleh di qashar hanya sholat yang empat rakaat saja bukan qadla

d.      Niat mengqashar waktu takbiratul ihram

e.       Tidak makmum kepada orang yang bukan musafir

Menurut Abd. Rahman Al Jazairi Kitabu Fiqih ‘ala Madzahibil Arba’ah dinyatakan 16 Farash = 81 km.

  

2.      Sholat Jama’

Sholat jama’ ialah sholat yang dikumpulkan, misalnya Zuhur dengan ‘Asar, Maghrib dengan ‘Isya, di dalam satu waktu.

Cara melakukan sholat jama’ ada dua macam :

a.       Jika sholat Zuhur dengan ‘Asar dikerjakan pada waktu Zuhur, atau Maghrib dan ‘Isya dilakukan pada waktu Maghrib, maka jama’ semacam itu dinamakan Jama’ Taqdim.,  Syarat Jama’ Taqdim

-          Dikerjakan dengan tertib, yakni dengan sholat yang pertama misalnya Zuhur dahulu kemudia ‘Asar dan Maghrib dahulu kemudian ‘Isya.

-          Niat jama’ dilakukan pada sholat pertama

-          Berurutan antara keduanya, yakni tidak boleh disela dengan sholat sunat atau perbuatan lainnya.

b.      Jika dilakukan sebaliknya, yaitu sholat Zuhur dan ‘Asar dikerjakan pada waktu ‘Asar, Maghrib dan ‘Isya di kerjakan pada waktu ‘Isya, disebut  Jama’

Ta’khir.,  Syarat Jama’ Ta’khir

-          Niat jama’ Takhir dilakukan  pada sholat yang pertama

-          Masih dalam perjalanan tempat datangnya waktu yang kedua.

3.      Jama’ dan Qashar

Musafir yang memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan diatas boleh mengerjakan sholat jama’ dan qashar sekaligus, yaitu mengumpulkan sholat dan memendekkannya, Lafaz niatnya sebagai berikut :

a.      Sholat Zuhur Jama’ Taqdim

اُصَلِّى فَرْضُ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العَصْرِاَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat fardu Zuhur dua rakaat qashar, dengan jama’ sama ‘Asar fardu karena Allah, Allahu Akbar.

b.      Sholat ‘Asar  Jama’ Taqdim

اُصَلِّى فَرْضُ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَى الظُّهْرِاَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat fardu ‘Asar dua rakaat qashar dan jama’ sama Zuhur  fardu karena Allah, Allahu Akbar

c.       Sholat Zuhur  Jama’ Ta’khir

اُصَلِّى فَرْضُ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَى الْعَصْرِاَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat Zuhur dua rakaat qashar dan jama’ sama ‘Asar fardu karena Allah, Allahu Akbar

 

d.      Sholat  ‘Asar  Jama’ Ta’khir

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ الظُهْرُاَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat ‘Asar dua rakaat qashar dan jama’ sama Zuhur fardu karena Allah, Allahu Akbar

 

e.       Sholat  Maghrib Jama’ Taqdim

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ  رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ الْعِسَاءُ اَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat Maghrib tiga rakaat jama’ sama ‘Isya,  fardu karena Allah, Allahu Akbar

 

f.       Sholat  ‘Isya Jama’ Taqdim

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِسَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَي الْمَغْرِبِ اَدَاءًللهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat ‘Isya dua rakaat qashar dan jama’ sama  Maghrib  fardu karena Allah, Allahu Akbar

 

g.      Sholat  Maghrib Jama’ Ta’khir

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العِسَاءِ اَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat Maghrib tiga rakaat jama’ sama ‘Isya  fardu karena Allah, Allahu Akbar

 

h.      Sholat  ‘Isya Jama’ Ta’khir.

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِسَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ الْمَغْرِبِ اَدَاءً لِلّهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ

Aku niat sholat ‘Isya dua rakaat qashar dan jama’ sama Maghrib fardu karena Allah, Allahu Akbar

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar