IKHTISAR PERJALANAN HAJI DAN UMRAH
GELOMBANG I (TAMATTU’)
A.
Sistematika
Perjalanan Haji Gelombang I
Rumah – Asrama Haji Medan – Kuala
Namu International Air Port (KNIA) - King Abdullah Air Port Madinah (9 hari) –
Bir Ali- Makkah (26 hari) – Arafah (wukuf) – Muzdalifah- Mina- kembali ke
Makkah- King Abdul Aziz Air Port – KNIA- Asrama Haji Medan
Rute perjalanan Haji Gelombang I
(Tamattu’)
Madinah
12 km Bir Ali Bir Ali 486 km Mina Muzdalifah Arafah 7
km 5 km 9 km 25 km Jeddah KNIA
JARAK DAN WAKTU
KNIA - Madinah = 8 Jam
Madinah - Makkah = 5 Jam (486 km)
Makkah - Arafah = 3 Jam (24 km)
Arafah - Muzdalifah = 4 Jam (9 km)
Muzdalifah - Mina = 4 Jam ( 5 km)
Mina -
Makkah = 2 Jam (7 km)
Makkah - Jeddah =
2 Jam (75 km)
B.
SAAT
PEMBERANGKATAN DARI RUMAH
1.
Ditengah
kesibukan para tamu sempatkanlah sholat sunat Safar 2 (dua) rakaat dan berdoa secara khusu’ ,
2.
Lafaz niat sholat
Sunat Safar.
اُصَلِّى
سُنَّةَ السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Artinya:
sengaja
aku sholat safar dua roka’at karena Allah Ta’ala
3.
Jumpai para
tamu memohon keridhoan mereka, memaafkan semua kesalahan dan kekhilafan kita
4.
Berdiri di
depan pintu, dengarkanlah kumandang azan seraya menjawabnya dengan benar,
sehabis azan hendaklah berdoa (doa selesai azan)
5.
Bacaan
Melangkah Keluar rumah sesudah selesai azan :
بِسْمِ
اللهِ اَمَنْتُ بِاللهِ, تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلاَّ
بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
6.
Melangkahlah
dengan kaki kanan, pasrahkan diri kepada Allah SWT.
7.
Duduklah di
mobil yang akan membawa anda dengan tenang, ketika mobil mulai bergerak bacalah
: بِسْمِ
اللهِ مَجْرَىهَا وَمُرْسَهَا اِنَّ رَبِّى لَغَفُوْرٌرَحِيْمٌ Bismillahi Majreha Wamursaha Inna Robbi Laghafururrohim.
8.
Selama dalam
perjalanan menuju Asrama Haji hendak senatiasa berzikir dengan kalimat toyyibah
9.
Turun dari
mobil dan melaporkan diri kepada panitia dan menyerahkan SPMA (Surat Panggilan
Masuk Asrama).
C.
DI ASRAMA HAJI
1.
Duduk bersama
jamaah lainnya, menunggu panggilan dari panitia, pemanggilan peserta biasanya
menggunakan nomor manifest (seat pesawat).
2.
Serahkan Kopor
(besar) untuk ditimbang oleh Panitia
3.
Menerima nomor
kamar dari Panitia
4.
Menuju aula pemeriksaan
kesehatan, duduk dan ikuti alur pemeriksaan kesehatan oleh Team Kesehatah Haji
Indonesia dengan tertib,
5.
Pendaftaran
jenis obat yang akan di bawa ke Saudi Arabia.
6.
Menerima gelang
Jamaah (identitas Nama, Nomor Pasport, Kloter) langsung di pakai.
7.
Memasuki kamar
sesuai nomor kamar yang sudah anda terima. (sangat disarankan untuk beristirahat)
8.
Jika masuk
waktu sholat, sebaiknya anda sholat secara berjamaah di Masjid Namirah Asrama
Haji
9.
Setelah sholat
Isya, seluruh jamaah memasuki aula Madinatul Hujjaj guna mendengarkan
pengarahan dari pihak imigrasi, team kesehatan haji Indonesia, penerbangan
(Garuda Indonesia), dilanjutkan dengan pembagian Pasport dan uang Living
Cost.
10.
hitunglah uang
anda dan periksa nama yang tertera pada Pasport, kemudian simpan uang tersebut
dengan baik dan Pasport masukkan kedalam Tas Pasport (jangan sekali-kali mengeluarkannya
jika tidak di minta petugas)
11.
Setelah seluruh
rangkaian acara selesai, segeralah masuk ke kamar masing-masing untuk
beristirahat
12.
Bangunlah
sebelum subuh, persiapkan segala sesuatunya jangan sampai ada barang bawaan
anda yang tertinggal. (tas jinjing, tas Passport) setelah itu sholat subuh dan
kemudian sarapan pagi.
13.
Pada waktu yang
ditentukan masuklah ke Aula Madinatul Hujjaj denga tertib dan duduk pada kursi
sesuai nomor seat/manifest anda, guna mengikuti acara pelepasan, dan Gemakan
Talbiyah.
14.
Saatnya menaiki
bus menuju Kuala Namu International Airport, sesuai nomor dan ketentuan dari
Pihak Garuda Indonesia
15.
Ketika bus
mulai bergerak jangan lupa berdoa dan sambutlah lambaian tangan masyarakat di
sepanjang jalan.
D.
DI PESAWAT
TERBANG
1.
Naiklah ke
pesawat dengan hati-hati, selayaknyalah di hati anda berucap syukur yang sangat
mendalam atas rahmat Allah ini.
2.
Anda sekarang
berada di dalam pesawat, cari kursi anda sesuai nomor manifest, tempatkan tas
jinjing pada rak di atas kepala anda (kabin)
3.
Duduk dengan
tenang, pakailah seat belt, dan
dilarang merokok.
4.
Team Pembimbing
Haji Indonesia/pengurus Kloter atau salah seorang jamaah dimintakan memimpin doa.
5.
Dalam
perjalanan kurang lebih 8,5 jam,
sebaiknya anda pergunakan membaca Alqur’an dan berzikir dengan kalimat
toyyibah.
6.
Selama dalam
perjalanan tersebut pramugari akan menyuguhi anda makanan dan minuman, silakan
anda menikmati itu selama dalam batas kewajaran dan tidak mengganggu kesehatan
anda.
7.
Pesawat
dilengkapi Toilet, baik dibagian depan, tengah dan belakang dan bila anda tidak memahami cara kerja toilet di pesawat mintalah
bantuan pramugari
8.
Dalam
perjalanan itu petugas kloter meminta karom/karu mengumpul salah satu lembaran
dapih yang ada di Pasport anda.
9.
Bersiap untuk
mendarat di Bandara Airport Amir Muhammad Madinah dan Alhamdulillah seluruh
jamaah telah sampai di Kota Madinatul Munawwaroh.
10.
Dengan tertib
berbaris keluar dari pesawat dan jangan lupa barang bawaan anda (Tas Pasport
dan Tas Jinjing)
11.
Untuk
pemeriksaan Pasport, harus antri dan bersabar.
E.
DITERMINAL
AIRPORT AMIR MUHAMMAD MADINAH
1.
Persiapkan
Pasport dan Buku Kesehatan Haji anda
2.
Tiba giliran
anda, serahkan pasport dan buku kesehatan haji kepada petugas imigrasi Arab
Saudi, untuk dicek dan distempel petugas.
3.
Jamaah
bersiap-siap akan diberangkatkan ke Maktab (pemondokan/Hotel) dengan menaiki
bus yang telah ditentukan perhatikan Nomor Bus (diharapkan Karu/karom dan ketua
Kloter berkoordinasi)
4.
Diharapkan
kesabaran anda, kemungkinan pengaturan bus, pengurusan surat jalan, angkat mengangkat koper, serta penghitungan
jumlah jamaah akan memakan waktu yang agak lama.
F.
DI MADINAH AL
MUNAWWAROH
1.
Bus bergerak
menuju pemondokan (hotel) yang telah ditentukan pemerintah Indonesia.
2.
Setelah tiba di
Maktab, Karu/Karom akan memperoleh kunci kamar dari pihak hotel sesuai jumlah
jamaah, disini sangat diperlukan kesabaran dan keikhlasan jamaah, jangan lupa
sujud syukur.
3.
Kopor boleh
diangkat masing-masing atau boleh juga menggunakan tenaga buruh dengan memberikan
Baghsis (tip/sedekah) ala kadar. secara
perorangan maupun perrombongan.
4.
Lalu bersihkan
badanmu dan segeralah menuju Masjid Nabawi untuk melaksanakan sholat.
5.
Pakailah
pakaian terbaik dan sunat berwangi-wangian
6.
Tanyakan dengan
pasti arah/letak masjid Nabawi
7.
Secara
berombongan pergilah ke Masjid Nabawi, dan jangan lupa menitipkan kunci kepada
petugas maktab.
8.
Selama dalam
perjalanan perbanyak membaca sholawat seraya memperhatikan tanda-tanda khusus
jalan tersebut, agar sewaktu pulangnya ke Maktab/Hotel tidak mengalami
kesulitan
9.
Ingat !!! di Masjid Nabawi, azan Subuh 2 (dua) kali,
kalau baru azan awal/pertama tak usah terburu-buru.
10.
Untuk kaum
bapak usahakan masuk dari pintu Babussalam, yang arah kanan Masjid
paling ujung (tidak ada pintu sesudahnya)dan untuk kaum ibu usahakan masuk dari
Babunnisa’ sebelah kiri masjid.
11.
Bacaan masuk
masjid Nabawi
بِسِمِ
اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلُ اللهِ, رَبِّ اَدْخِلْنِ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَاَخْرِجْنِى
مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاْجْعَلْ لِىْ مِنْ لَدُنْكَ
سُلْطَانًا نَصِيْرًا, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ, وَاغْفِرْلِى ذُنُوبِىْ وَافْتَحْ لِى اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
وَاَدْخِلْنِى فِيْهَا يَاَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
12.
Jika memungkinkan,
selama di Madinah usahakan setiap hari bisa beribadah di Raudhah
dan ziarah ke Makam Rasulullah.
13.
Ketika Ziarah
di Makam Rasulullah bacalah
اَلسَّلاَمُ
عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللهِ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَ كَتُهُ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكِ
يَا نَبِيَ اللهِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ
يَا صَفْوَاةَ اللهِ. اَلسَّلاَم عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهً
14.
Pada waktu
tertentu yang disepakati berziarahlah ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal
Uhud, Jabal Khandaq dan makam para sahabat di perkuburan Baqi’
15.
Ketika
mengunjungi Masjid Quba dan Masjid Qiblatain atau masjid lainnya jangan lupa melaksanakan sholat sunat, dan ketika
berada di Jabal uhud usahakan berziarah ke makam para suhada yang ada disitu
seraya membacakan ayat-ayat suci Alqur’an.
16.
Sehari sebelum
keberangkatan ke Makkah (pada hari ke 8) Koper besar dan tas jinjing sudah
selesai diikat. (dianggap OK)
17.
Siapkan 1
potong pakaian lengkap di tas tenteng.
18.
Pada hari ke 9
di Madinah setelah ziarah wada’ (ziarah perpisahan) dengan Rasulullah SAW.
Segera kembali ke Maktab dan mandi sunat Ihram dengan niat “sengaja aku
mandi sunat ihram karena Allah ta’ala” setalah itu di sunnahkan
berwagi-wangian.
19.
Bagi Laki-laki
pakailah kain ihram (wajib steril) dan
Bagi perempuan pakailah baju ihram dengan saling koreksi satu dengan yang
lainnya.
20.
Naiklah dengan
tertib ke atas bus yang telah disediakan, berilah sedekah ala kadarnya
(baghsis) kepada buruh pengangkut barang.
21.
Pastikan
barang-barang anda tidak ada yang tertnggal di kamar hotel
22.
Bus bergerak
menuju bir Ali, Madinah ke Bir Ali jaraknya lebih kurang 12 km
G.
DI BIR ALI
(ZULHULAIFAH ) MENUJU MAKKAH AL MUKARRAMAH
1.
Setibanya di
Bir Ali sebaiknya perbaharui wudhu’ anda
2.
Masuklah ke
dalam masjid, jangan lupa membaca doa masuk masjid
3.
Laksanakan Sholat
tahiyyatul Masjid dan sholat sunat Ihram 2 rakaat
4.
Berniatlah
untuk umrah bagi yang akan melaksanakan haji tamattu’ dan berniat haji bagi
yang akan melaksanakan haji ifrad
5.
Naiklah
kembali ke dalam bus, ketika bus mulai bergerak bacalah doa dan selanjutnya
gemakan talbiyah selama dalam perjalanan menuju Makkatul
Mukarromah
6.
Bacaan Tabiyah
لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ
لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ
لَكَ وَالْمُلُكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ
7.
Setelah
beberapa saat berjalan, bus akan singgah
di salah satu rumah makan, silakan makan dan minum
8.
Bila telah
masuk waktu sholat, sholatlah dengan jama’ qashar secara berjamaah
9.
Bus kembali
bergerak menuju Makkah, lagi-lagi talbiyah di kumandangkan
10.
Tiba diterminal
akan memasuki Makkah
11.
Diterminal ini
jamaah akan disuguhi air zam-zam oleh petugas Khadamul Haramain, jamaah tidak
diperbolehkan turun, karena petugas maktab akan mengecek jamaah sesuai dengan
pasport.
12.
Bus kembali bergerak di pandu oleh petugas
maktab dan teruslah bertalbiyah
13.
Alhamdulillah
anda telah sampai di Makkatul Mukarromah, jangan lupa memberikan tips
alakadarnya (baghsis) kepada supir.
14.
Angkat koper
anda atau pergunakan tenaga buruh dengan baghsis ala kadarnya.
15.
Dapatkan kamar
sesuai petunjuk karom dan karu
16.
Istirahat sejenak
selanjutnya bersihkan diri dan berwudhu’
17.
Bersiap-siap
akan melaksanakan thawaf umrah dan sa’I ke Masjidil Haram, ingat !!! bagi yang
membutuhkan bantuan harap bersabar, ikuti petunjuk pimpinan KBIH/Karom.
18.
Secara
berombongan (sebaiknya per-regu) turunlah dari maktab menuju masjidil haram
sambil terus bertalbiyah (pergunakan bus shuttle)
19.
Waspadai
tanda-tanda tertentu untuk menandai letak maktab/ pondokan agar tak tersesat
sepulannya.
20.
Usahakan masuk
dari pintu Babussalam
21.
Bacalah doa melihat ka’bah begitu pertama kali
melihat ka’bah
22.
Thawaflah
dengan 7 kali putaran, yang dimulai dari pilar hijau (bacaan masing-masing
putaran terlampir)
23.
Setelah selesai
thawaf, sholat sunat thawaf 2 rakaat disekitar maqam Ibrahim atau sejajar
dengan multazam
24.
Berdoa secara khusu’ dan tawadu’, dan
bersyukurlah atas nikmat yang telah diberikan Allah ini.
25.
Minum air
Zam-zam
26.
Dilanjutkan
sa’i tujuh kali, antara bukit shofa dan
marwa, ingat !!! shofa ke Marwa dihitung
1, dan seterusnya hingga selesai.
27.
Setelah putaran
ketujuh (Marwa), bertahallul-lah
(menggunting rambut)
28.
Anda telah
melaksanakan umrah dan setelah itu kembalilah ke Maktab/Hotel
29.
Perhatikan
nomor bus (jurusan) yang anda gunakan.
H.
KEGIATAN SELAMA
DI MAKKAH
1.
Sedapat mungkin
setiap harinya sholat berjamaah di Masjidil haram, I’tiqaf, Istighfar dan membaca Alqur’an (ada sebagian
orang yang menarget beberapa khatam)
2.
Memperbanyak
thawaf sunat, niat thawaf sunat :
Sengaja
Aku Thawaf Sunat Tujuh Kali Putaran, Karena Allah. Bismillahi Allahu Akbar.
3.
Usahan sholat
di hijir Ismail, sebab tempat ini adalah bahagian dari Ka’bah
4.
Banyak-banyak
berdoa dan memohon keampunan dari Allah SWT. terutama di Multazam yang terletak
diantara pintu Ka’bah dan Hajrul Aswad.
5.
Bila
memungkinkan Ziarah ke Arafah, Muzdalifah, Mina dan Ji’ronah, sebagai survey.
6.
Ziarah ke
Masjid Jin, Masjid Sajarah dan perkuburan Ma’la (makam Siti Khadijah)
7.
Jika memiliki
uang lebih diperbolehkan berbelanja oleh-oleh di Pusat perbelanjaan Grosir
Jakfariyah.
8.
Selama di
Makkah (Baik di hotel maupun di luar) utamakan rasa kebersamaan dan
kekeluargaan, terkhusus kepada teman sekamar.
I.
PERSIAPAN WUKUF
1.
1 Tas
jinjing (Tenteng)
2.
Bagi laki-laki
siapkan 3 helai kain ihram / dan bagi perempuan siapkan 2 stel pakain ihram
3.
1 buah uncang /kantongan, tempat batu untuk melempar jumrah
4.
1 buah tikar plastic di beli di Makkah
5.
1 kain sarung +
1 handuk mandi
6.
2 atau 3 pasang pakaian
7.
Buku manasik,
Alqur’an/Majmu’syarif
8.
Tasbih isi 100
biji
9.
Untuk menjaga
stamina, sebaiknya 2 atau 3 hari sebelum
hari “H” tidak ke Majidil Haram.
J.
KE ARAFAH UNTUK
WUKUF
1.
Pada tanggal 8
Zulhijjah setelah sholat zuhur hendaklah sesama jamaah bersimaafan, terutama
yang satu kamar
2.
Mandi sunat
ihram, berwudhu’ dan berwangian
3.
Sholat sunat Ihram 2 rakaat dan perbanyak
istighfar
4.
Turun dari
maktab dan naik ke Bus
5.
Ketika bus akan
berangkat menuju arafah, pasang niat haji bagi yang melaksanakan tamattu’
6.
Selama dalam
perjalanan terus menerus gemakan talbiyah
K.
DI ARAFAH
1.
Tiba di Arafah,
jamaah mengambil tempat di bawah tenda
2.
Istirahat,
sholat Maghrib dan Isya di jamak (ittiba’) terhadap rasul
3.
Makan malam
(nasi Kotak) yang disediakan ole pihak maktab
4.
Sebelum tidur
tegakkan sholat Tasbih sebanyak 4 rakaat 2 kali salam
5.
Tidur dan
bangun lewat tengah malam tegakkan qiyamul laili berupa sholat tahajjud
diakhiri dengan sholat witir
6.
Sholat subuh
berjamaah
7.
Sholat sunat
Isyroq 2 rakaat
8.
Jika masuk
waktu dhuha, laksanakanlah sholatlah dhuha sebanyak 12 rakaat
9.
Memperbanyak
istighfar dan membaca Alqur’an
10.
Menjelang waktu
zhuhur, anda sudah bersiap-siap dengan wudhu’
L.
WUKUF
1.
Simak dan
dengarkanlah dengan cermat khutbah
Arafah
2.
Azan sholat
Zuhur, sholat Zuhur jama’ dengan asar secara berjama’ah
3.
Ketika wukuf,
beramallah/berzikir sesuai buku panduan atau Buku Departemen Agama Hal. 91.
4.
Akui dosa-dosa
anda lalu mohon ampun kepada Allah SWT.
Mintakan apa saja yang anda hajatkan kepada Allah SWT.
5.
Sebaiknya
keluarlah dari kemah, sehingga antara diri anda dengan langit tidak ada
penghalang.
6.
Kemasi
barang-barang anda dan pastikan jangan sampai ada yang tertinggal.
7.
Ulangi lagi
wukuf anda menjelang matahari terbenam
8.
Gema azan
maghrib, lalu sholat maghrib dan isya’ jamak taqdim dengan berjamaah
9.
Persiapkan diri
untuk berangkat menuju Muzdalifah dan
Mina
M.
KE MUZDALIFAH
1.
Bus bergerak
dari Arafah menuju Muzdalifah, jamaah bertalbiyah
2.
Tiba di
Muzdalifah, jamaah turun dari Bus, lalu berdoa dan mengmbil batu (kecil)
sebanyak 70 buah, bila belum tengah malam wajib menunggu
3.
Lewat tengah
malam jamaah naik ke Bus dan bergerak menuju Mina, jamaah terus menggemakan
Talbiyah.
N.
BERADA DI MINA PADA
HARI PERTAMA
1.
Tiba di Mina
Jammah turun dari Bus
2.
Jamaah
mengambil tempat di bawah kemah
3.
Bersiap-siap
akan ke Jamarat, bawa batu sedikitnya 7 buah
4.
Jika ada yang
mewakilkan jangan lupa ijab qabulnya.
5.
Jamaah akan
berjalan kaki menuju jamarat sesuai petunjuk maktab (muthowwif)
6.
Jamaah melontar
jumrah aqobah dengan uapan بسم الله اكبر pada sestiap lontarannya
7.
Selesai
melontar cari tempat lapang, hadapkan diri
anda kea rah qiblat dan berdoalah secara khusu’
8.
Menggunting
rambut (tahallul)
9.
Kembali ke
kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak menyasar sewaktu pulang ke kemah,
talbiyah diganti dengan bertakbir.
10.
Setelah sampai
di kemah, gantilah pakaian ihram dengan pakaian biasa yang sopan (anda telah
tahallul awal), berarti anda telah bebas dari larangan ihram kecuali larangan
berhubungan suami istri
O.
DIHARI KEDUA
(11 ZULHIJJAH)
1.
Berdasarkan
petunjuk pimpinan KBIH/Ketua Kloter pada jam yang disepakati bergerak menuju
jamarat
2.
Tiba di jamarat
a.
Jumratul ula
lontarkan 7 batu
b.
Jumratul wustha
lontarkan 7 batu
c.
Jumratul aqobah
lontarkan 7 batu
3.
Bacaan ketika
melontar : بسم الله اكبر
4.
Selesai
melontar berdo’a dan kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak
tersesat
P.
DI HARI KETIGA
(12 ZULHIJJAH)
1.
Berdasarkan
petunjuk pimpinan KBIH/Ketua Kloter pada jam yang disepakati bergerak menuju
jamarat (Pertimbangkan kondisi dan kepadatan lokasi pelontaran)
2.
Tiba di jamarat
a.
Jumratul ula
lontarkan 7 batu
b.
Jumratul wustha
lontarkan 7 batu
c.
Jumratul aqobah
lontarkan 7 batu
3.
Bacaan ketika
melontar : بسم الله اكبر
4.
Selesai
melontar berdo’a dan kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak
tersesat
5.
Tiba di kemah,
istirahat …….
Q.
DI HARI KEEMPAT
(13 ZULHIJJAH)
1.
Berdasarkan
petunjuk pimpinan KBIH/Ketua Kloter pada jam yang disepakati bergerak menuju jamarat,
Jangan tunggu sore, sebab jamaah akan kembali ke Makkah.
2.
Tiba di jamarat
a.
Jumratul ula
lontarkan 7 batu
b.
Jumratul wustha
lontarkan 7 batu
c.
Jumratul aqobah
lontarkan 7 batu
3.
Bacaan ketika
melontar : بسم الله اكبر
4.
Selesai
melontar berdo’a dan kembali ke kemah, jaga kekompakan agar jamaah tidak
tersesat
5.
Tiba di kemah,
segera siapkan tas dan barang-barang anda.
6.
Naik ke Bus
menuju Makkah.
R.
DI MAKKAH
SETELAH ARMINA
1.
Tiba di Maktab,
istirahatlah
2.
Malam harinya
atau besoknya berangkat ke Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf ifadah, sa’i dan tahallul tsani
3.
Alhamdulillah
anda sudah sepenuhnya menjadi seorang haji, Insya Allah anda menjadi
haji yang mabrur
4.
Isi waktu anda
dengan meningkatkatkan ibadah dengan memperbanyak iktikab di Masjid Haram dan
tahwaf sunah
S.
PERSIAPAN
KEMBALI KE TANAH AIR
1.
Bila anda di
kloter awal biasanya kopor besar sudah ditimbang dan diangkut petugas sebelum
Armina (persiapkan sedini mungkin)
2.
Ingat !!! berat
kopor besar hanya 32 kg, tas tenteng 7 kg, dan tidak diperkenankan membawa tas
selain yang diberikan oleh Garuda tersebut.
3.
Ke Masjidil
haram untuk thawaf wada’,
4.
Selesai thawaf
wada’ berdo’a secara khusu’ dan mohon lah pada Allah SWT. agar anda kembali
terpanggil untuk melaksanakanan ibadah haji di tahun-tahun yang akan datang.
5.
Tinggalkan
masjidil haram dengan tidak singgah lagi untuk berbelanja sesuatu apapun.
6.
Tiba dimaktab
angkat tas tenteng dan barang bawaan anda ke Bus dan selamat tinggal Makkah.
7.
Bus menuju jeddah
dan langsung ke Airport King Abdul Aziz.
8.
Tiba di
Airport, jamaah turun dan di istirahatkan lebh kurang 2 s.d. 4 jam.
9.
ditempat
istirahat tersebut, jamaah akan mendapat pengarahan dari pihak penerbangan
(Garuda Indonesia)
10.
Setelah tiba
waktunya jamaah berbaris beradasarkan nomor manifest menuju pemeriksaan papsort
selanjutnya menuju runag tunggu pemberangkatan
11.
Menerima hadiah
dari raja Arab Saudi berupa sebuah Mushaf Alqur’an
12.
Ketika diruang
tunggu pemberangkatan berilah kabar call/sms kepada keluarga di Medan tentang
kepulangan anda.
13.
Naiklah ke
Pesawat dengan tertib dan duduklah pada nomor manifest anda.
14.
Anda akan
melaksanakan sholat fardhu di pesawat, tetapi karena persediaan air di pesawat
cukup minim, untuk bersucinya diganti dengan tayammum
T.
TIBA DI TANAH
AIR
1.
Setelah pesawat
mendarat dan berhenti sempurna, jamaah akan dipersilakan turun, berhati-hatilah
dan pastikan barang bawaan anda tidak ada yang tertinggal di pesawat.
2.
Naik Bus menuju
Asrama haji
3.
Penerimaan
Jamaah, urusan pasport, buku kesehatan, air zam-zam dan pengambilan barang
(kopor) di asarama haji
4.
Setelah selesai
seluruh rangkai acara penerimaan di Aula I Asrama Haji, jamaah dipersilakan keluar dan pulang kerumah
masing-masing
5.
Sebaiknya di
Masjid terdekat anda melaksanakan sholat dan sujud syukur karena kini anda
telah menjadi seorang haji dan pula telah berada di tengah-tengah keluarga.
Cara mengerjakan sujud syukur adalah diawali dengan takbir seraya
meniatkan untuk sujud syukur karena Allah SWT. lalu langsung sujud dan membaca
bacaan sujud syukur sebagaimana tertera di bawah ini, setelah sujud dilanjutkan
dengan duduk tawarru’ tanpa membaca tahiyyat dan diakhiri dengan salam
Bacaan Sujud Syukur :
اَللَّهُمَّ
لَكَ الْحَمْدُ شُكْرًا وَلَكَ الْمَنُّ فَضْلاً
6.
Sesampainya
dirumah hendaknya pimpinlah do’a, agar
rumah anda dan seluruh keluaga mendapat berkah dari Allah SWT. Contoh doa
sesampainya dirumah, untuk lebih khidmat dapat diperkaya :
اَلْحَمْدُ
لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَفِ
الْانْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا
ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صَغِيْرًا
Allahumma
ya Allah ……
Bahwa
hari ini tiada kewajiban terpuncak yang menjadi hutang hamba ke pada Mu ya
Allah, kecuali mensyukuri Nikmat-mu yang telah mengundang hamba mu yang doif ini untuk melaksanakan ibadah haji
pada tahun ini, tanpa kuasa dari mu niscaya lah hamba mu ini mampu kesana,
Maha
Besar Engkau ya Allah…. Engaku masih mengizinkan hamba mu untuk dapat berkumpul bersama
keluarga, bertemu dengan saudara, kaum family, jiran dan tetangga. ampunilah
dosa-dosa mereka, berikanlah keberkahan hidup bagi mereka, muliakanlah hidup
mereka.
Ya
Allah ya Rahman ya Rahim, murahkan lah
rezeki saudara-saudara saya ini, agar kelak suatu hari nanti mereka juga dapat
mengunjungi Baitullah, berziarah ke makam Rasulullah, berdoa di Multazam, wuquf dan melontar
jamarat bersama jutaan umat manusia seluruh dunia, Ya Allah berilah kesempatan kepada mereka untuk
dapat melaksanakan ibadah haji
ditahun-tahun yang akan datang.
7.
Sekerang, anda dikerumuni oleh keluarga, sanak family,
jiran tetangga dan. “ lain-lain, ingat !!! anda adalah seorang Haji”
8.
الحمد
لله
kita ucapkan……..
DAFTAR NAMA JENIS BARANG BAWAAN JAMAAH HAJI
A.
KEPERLUAN UNTUK PRIA
|
NO |
NAMA JENIS BARANG |
BANYAKNYA |
KET |
|
1 |
Kain Ihrom, Tali Pinggang Besar |
2 Pasang, 1 buah |
|
|
2 |
Celana Panjang Biasa Warna Gelap, Baju Koko/Sehari-hari
(Sopan) |
3 Pasang |
|
|
3 |
Kaos Oblong Pakai Kantong (warna putih) |
3 Pasang |
|
|
4 |
Pisau Cukur Komplit |
1 Set |
|
|
5 |
Selop Haji, Kaos Kaki |
1 Pasang, 2 Pasang |
|
|
6 |
Pakaian Training Kaos Tebal, Jaket |
1 Pasang, 1 Buah |
|
|
7 |
Sandal Jepit, Kain Sarung |
2 Pasang, 2 Helai |
|
|
8 |
Sabun Mandi Cair, Odol, Sikat Gigi |
Seperlunya |
|
|
9 |
Piring Plastik, Cangkir dan Sendok |
1,1,1 buah |
|
|
10 |
Sabun Rinso Kecil dan brus kain |
1 lusin, 1 buah |
|
|
11 |
Benang Jahit, Gunting Kecil, Guting Kuku |
1,1,1 buah |
|
|
12 |
Handuk Mandi Sedang, Handuk Kecil, Basahan |
1, 2 , 1 buah |
|
|
13 |
Sajadah tipis sedang, Alqur’an Kecil, Majmuk Syarif |
1,1,1 buah |
|
|
14 |
Tali Pelastik Nilon Sedang |
8 Meter |
|
|
15 |
Buku Agenda Sedang, Spidol |
1 – 2 buah |
|
|
16 |
Obat-Obatan, Balsem, Bedak Cream |
Seperlunya |
|
|
17 |
Palstik isi 5 Kg untuk ambil zamzam |
½ ons |
|
|
18 |
Hanger (gantungan baju) |
3 buah |
|
|
19 |
Singlet dan Celana Dalam |
½ lusin |
|
|
20 |
Tas Kain (uncang tempat batu) |
1 buah |
|
B.
KEPERLUAN UNTUK WANITA
|
NO |
NAMA JENIS BARANG |
BANYAKNYA |
KET |
|
1 |
Mukena
dan Jilbab |
3
Stel |
|
|
2 |
Baju
Muslimah, Celana Panjang Berenda, Baru Seragam Haji |
3
Pasang |
|
|
3 |
Kaos
Kaki (stoking), Manset |
5
Pasang, 5 Pasang |
|
|
4 |
Sepatu
Warna Putih Tipis |
1 Pasang |
|
|
5 |
Pakaian
Training Kaos Tebal, Jaket |
1
Pasang, 1 Buah |
|
|
6 |
Sandal
Jepit, Kain Sarung, Kain Panjang |
2, 2, 2 Helai |
|
|
7 |
Sabun
Mandi Cair, Odol, Sikat Gigi |
Seperlunya |
|
|
8 |
Piring
Plastik, Cangkir dan Sendok |
1,1,1 buah |
|
|
9 |
Sabun
Rinso Kecil dan bros kain |
1
lusisn, 1 buah |
|
|
10 |
Benang
Jahit, Gunting Kecil, Guting Kuku |
1,1,1 buah |
|
|
11 |
Handuk
Mandi Sedang, Handuk Kecil, Basahan |
1 –
2 buah |
|
|
12 |
Sajadah
tipis sedang, Alqur’an Kecil, Majmuk Syarif |
1,1,1 buah |
|
|
13 |
Tali
Pelastik Nilon Sedang |
8
Meter |
|
|
14 |
Buku
Agenda Sedang, Spidol |
1 –
2 buah |
|
|
15 |
Obat-Obatan,
Balsem, Bedak Cream |
Seperlunya |
|
|
16 |
Palstik
isi 5 Kg untuk ambil zamzam |
½
ons |
|
|
22 |
Hanger
(gantungan baju) |
3
buah |
|
|
23 |
Pakaian
Dalam + BH |
½
lusin |
|
|
24 |
Tas Kain (uncang tempat batu) |
1
buah |
|
catatan
1.
Pakaian seperlunya, obat-obatan, handuk, sajadah 1 buah, 1 pasang sandal jepit, odol
dsb. dibawa di tas tenteng.
2.
Jika berangkat gelombang II
kain ihrom di bawa di tas tenteng
3.
Barang bawaan lainnya di
bawa di kopor besar
4.
Dilarang membawa benda cair
, benda yang mudah meledak dan yang membahayakan.
CONTOH
SURAT WASIAT
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ
الرَّحِيْمِ
Seraya
berserah diri kepada Allah SWT. saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama :
T. Tgl. Lahir :
Agama :
Pekerjaan :
Alamat :
Dengan sebenarnya berwasiat
kepada yang namanya tersebut di bawah
ini
1. …………………………………….. Bin/Binti
………………………………..
2 ……………………………………... Bin/Binti
……………………………….
3 ……………………………………….
Bin/Binti……………………………….
Bahwa sepeninggal saya dalam melaksanakan
ibadah haji, saya wasiatkan hendaklah sipenerima wasiat yang tersebut diatas
meningkatkan ketakwaannya kepada Allah SWT. memelihara sholat, menjaga aurat,
menyambung silatururrahmi kepada para tetangga, dan kaum kerabat dekat maupun
jauh.
Bahwa apabila takdir Allah berlaku
pada saya yakni saya berpulang kerahmatullah di tanah suci maka hendaklah harta
peninggalan saya dibagi dengan cara seadil-adilnya dengan mengutamakan syariat
hukum Islam.
Bahwa menyangkut hutang piutang, saya
limpahkan dan langsung diambil alih
penerima wasiat dan selanjutnya penerima wasiat saya beri kuasa untuk
menyelesaikan hutuang piutang dimaksud.
Demikianlah surat wasiat ini saya
perbuat dengan sebenarnya, tanpa ada paksaan dari pihak manapun. wasiat ini berlaku sampai dengan kepulangan
saya ke tanah air.
Medan,
Saksi-saksi Saya
yang berwasiat
1.
…………………………………….
2.
…………………………………….
3………………………………………. ……………………………..
SHOLAWAT TAFRIJIYAH
Terutama apabila
anda sedang duduk di Raudhah (masjid Nabawi)hendaklah anda sempatkan membaca
sholawat ini sedikitnya 11 kali, baru berdoa
اَللَّهُمَّ صَلِّ
صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الَّذِى
تَنْحَلُّ بِهِ العُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَ بِهِ الْحَوَائِجُ
وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَ حُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ
بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ
وَنَفَسٍ بِعَدَدٍ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Ya Allah limpahkan lah Rahmat yang sempurna dan berilah kepada
junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Yang
menjadi sebab terlepasnya sesuatu yang masih mengalami jalan buntu, dan
terbukanya kesempatan serta dipenuhinya semua hajat, dan diperolehnya semua
pemberian serta husnul khatimah (bagus akhir hayatnya) dan diturunkannya hujan
lantaran keagungan beliau, dan begitu pula limpahan rahmat dan salam kepada
keluarga beliau dan sahabat beliau di dalam setiap kerdipan mata dan nafas
dengan bilangan semua yang engkau ketahui wahat Zat yang mengusai seluruh alam
SHOLAT JENAZAH
1.
SYARAT-SYARAT SHOLAT JENAZAH
a.
Sholat jenazah sama halnya dengan sholat yang lain, yaitu harus
menutup aurat, suci dari hadas besar dan kecil, suci badan, pakaian dan
tempatnya serta menghadap qiblat.
b.
Mayit sudah dimandikan dan dikafani
c.
Letak mayit sebelah kiblat orang yang menyalatinya, kecuali kalau
sholat dilakukan di atas kubur atau sholat ghaib
2.
Rukun dan cara mengerjakan sholat jenazah
a.
Niat, menyengaja melakukan sholat atas mayit dengan empat talbir,
menghadap kiblat karena Allah. Lafazh niat
Ø Untuk
mayit laki-laki
اُصَلِّى
عَلَى هَذَا المَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَامُوْمًا
لِلّهِ تَعَالَى
“Aku niat
sholat atas mayit ini empat takbir fardhu kifayah karena Allah Ta’ala, Allahu
Akbar.”
Ø Untuk
mayit perempuan
اُصَلِّى
عَلَى هَذَهِ المَيِّتِةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَامُوْمًا
لِلّهِ تَعَالَى
Setelah mengucapkan
Allahu Akbar (takbiratul ihram)
bersamaan dengan niat, sambil
meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri diatas perut (sedekap), lalu
b.
Membaca surah Al Fatihah (tidak membaca surat yang lain)
c.
Setelah takbir kedua membaca sholawat atas nabi sbb :
اَللَّهُمَّ
صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ
وَبَارِكْ عَلَى
مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى
اَلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِـيْنَ
اِنَّكَ حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ
d.
Setelah takbir ketiga, membaca do’a sbb.
الَلَّهُمَّ
اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ
مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالثَّلجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ
الْغَطَايَ كَمَا يُنَقَّ الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًا
خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ
وَقِهِ فِـتْـنَـةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ
e.
Setelah takbir keempat, membaca doa sbb.
الَلَّهُمَّ لَاتَحْرِمْنَا
اَجْرَهُ وَلَاتَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْلَنَاوَلَهُ وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ
سَبَقُوْنَا بِااْلِايْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَا غِلاَّ لِلَّذِيْنَ
اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَءُوفُ رَّحِيْمٌ
kemudian salam
f.
Laksanakan dengan tertib.
SHOLAT
QASHAR DAN JAMA’
1.
Sholat Qashar
Bagi
orang yang dalam perjalanan berpergian, dibolehkan menyingkat shalat wajib yang
empat rakaat menjadi 2 rakaat dengan syarat sebagai berikut sbb:
a.
Jarak perjalanan sekurang-kurangnya dua hari perjalanan kaki (yaitu
sama dengan 16 farash = 138 km).
b.
Berpergian bukan untuk maksiat
c.
Sholat yang boleh di qashar hanya sholat yang empat rakaat saja bukan
qadla
d.
Niat mengqashar waktu takbiratul ihram
e.
Tidak makmum kepada orang yang bukan musafir
Menurut Abd.
Rahman Al Jazairi Kitabu Fiqih ‘ala Madzahibil Arba’ah dinyatakan 16
Farash = 81 km.
2.
Sholat Jama’
Sholat
jama’ ialah sholat yang dikumpulkan, misalnya Zuhur dengan ‘Asar, Maghrib
dengan ‘Isya, di dalam satu waktu.
Cara
melakukan sholat jama’ ada dua macam :
a.
Jika sholat Zuhur dengan ‘Asar dikerjakan pada waktu Zuhur, atau
Maghrib dan ‘Isya dilakukan pada waktu Maghrib, maka jama’ semacam itu dinamakan
Jama’ Taqdim., Syarat Jama’
Taqdim
-
Dikerjakan dengan tertib, yakni dengan sholat yang pertama misalnya
Zuhur dahulu kemudia ‘Asar dan Maghrib dahulu kemudian ‘Isya.
-
Niat jama’ dilakukan pada sholat pertama
-
Berurutan antara keduanya, yakni tidak boleh disela dengan sholat
sunat atau perbuatan lainnya.
b.
Jika dilakukan sebaliknya, yaitu sholat Zuhur dan ‘Asar dikerjakan
pada waktu ‘Asar, Maghrib dan ‘Isya di kerjakan pada waktu ‘Isya, disebut Jama’
Ta’khir., Syarat Jama’
Ta’khir
-
Niat jama’ Takhir dilakukan
pada sholat yang pertama
-
Masih dalam perjalanan tempat datangnya waktu yang kedua.
3.
Jama’ dan Qashar
Musafir
yang memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan diatas boleh mengerjakan
sholat jama’ dan qashar sekaligus, yaitu mengumpulkan sholat dan memendekkannya,
Lafaz niatnya sebagai berikut :
a.
Sholat Zuhur Jama’ Taqdim
اُصَلِّى
فَرْضُ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العَصْرِاَدَاءً
لِلّهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat
fardu Zuhur dua rakaat qashar, dengan jama’ sama ‘Asar fardu karena Allah,
Allahu Akbar.
b.
Sholat ‘Asar Jama’ Taqdim
اُصَلِّى
فَرْضُ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَى الظُّهْرِاَدَاءً للهِ
تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat
fardu ‘Asar dua rakaat qashar dan jama’ sama Zuhur fardu karena Allah, Allahu Akbar
c.
Sholat Zuhur Jama’ Ta’khir
اُصَلِّى
فَرْضُ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَى الْعَصْرِاَدَاءً للهِ
تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat
Zuhur dua rakaat qashar dan jama’ sama ‘Asar fardu karena Allah, Allahu Akbar
d.
Sholat ‘Asar
Jama’ Ta’khir
اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ
رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ الظُهْرُاَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ
اَكْبَرُ
Aku niat sholat ‘Asar dua rakaat qashar dan jama’ sama Zuhur fardu
karena Allah, Allahu Akbar
e.
Sholat Maghrib Jama’ Taqdim
اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ
ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ
الْعِسَاءُ اَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat Maghrib tiga rakaat jama’ sama ‘Isya, fardu karena Allah, Allahu Akbar
f.
Sholat ‘Isya Jama’ Taqdim
اُصَلِّى فَرْضَ
الْعِسَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَي الْمَغْرِبِ اَدَاءًللهِ
تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat
‘Isya dua rakaat qashar dan jama’ sama Maghrib fardu karena Allah, Allahu Akbar
g.
Sholat Maghrib Jama’ Ta’khir
اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ
ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العِسَاءِ اَدَاءً للهِ تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat
Maghrib tiga rakaat jama’ sama ‘Isya fardu
karena Allah, Allahu Akbar
h.
Sholat ‘Isya Jama’ Ta’khir.
اُصَلِّى فَرْضَ
الْعِسَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ الْمَغْرِبِ اَدَاءً لِلّهِ
تَعَالَى.اَللهُ اَكْبَرُ
Aku niat sholat ‘Isya dua rakaat qashar dan jama’ sama Maghrib fardu
karena Allah, Allahu Akbar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar